Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Manado

Agus Hadi Prayitno·Noifke Kaghoo·Agus Prayitno
MARAS : Jurnal Penelitian MultidisiplinJuly 4, 2025DOI: 10.60126/maras.v3i2.924
0Reads
0Citations
0Downloads
View Full Text

Abstract

Penderita skizofrenia kini mempunyai risiko kekambuhan yang tinggi salah satu faktor penyebab kekambuhan pasien skizofrenia adalah keluarga yang tidak siap merawat orang yang dicintainya yang sakit jiwa di rumah. Jika perawatan di rumah tidak diterima setelah rawat inap, hasilnya tidak akan ada artinya. Untuk itu keluarga harus mempunayi pengetahuan yang baik agar mampu memberikan perawatan pada pasien. Keluarga akan mampu memahami situasi ini secara lebih utuh dan pada akhirnya akan berperan aktif dalam memberikan sebagian besar bantuan mereka kepada para penderita. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitan ini adalah kuantitatif analitik korelasional. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pasien skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Manad dan pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden. Hasil penelitian  yang didapat berdasarkan hasil statistic menggunan chi square diperoleh nilai P: 0.000 dimana nilai P kurang dari 0.005 sehingga dinyatakan ada hubungan pengetahuan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia.

Cite this Publication

Cite this paper

Kaghoo, N., & Prayitno, A. (2025). Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Manado. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin. https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.924

Discussion

Sign in to join the discussion.

More like this

    Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Manado